pemberitaan apa yang paling ramai mewarnai media saat ini? satu yang pasti adalah kenaikan BBM dan masalah yang meliputinya. Sabtu, 24 Mei 2008 pukul 00:00 pemerintah resmi menaikkan harga BBM, dan salah satu solusi yang di tawarkan adalah BLT (Bantuan Langsung Tunai) yang sebagian ekonom menggangap sebagai keputusan yang tidak arif karena menyebabkan kemalasan. menurut para pakar,seharusnya pemerintah membuat program padat karya atau program yang lebih _katakanlah_ memberikan kail, bukan langsung di kasih ikannya.
sementara M Nuh selaku menkonminfo (bener kan ya? masih ragu nih….hehehe maklum nggak hafal kabinet) di surat kabar menyatakan bahwa BLT itu tidak menyebabkan kemalasan, ‘masa 100 ribu bisa bikin orang malas?’ dalihnya. Dan dia menyatakan bahwa BLT itu sebagai ‘paracetamol’. ibarat orang pusing, maka kita tidak bisa menyuruh orang itu ‘mengail’ ato memancing ikan tapi yang diperlukan adalah obat pereda pusing, nah BLT inilah peredanya. Kalau begitu sekarang kita hanya bisa berharap semoga apa yang dikatakan bapak menteri adalah benar adanya dan tidak menimbulkan ‘pusing’ yang berkepanjangan bagi penerima BLT.
Apalagi yang ramai di pemberitaan media kita? tentu saja bentrok antara Polisi dan Mahasiswa di kampus Unas (Universitas Nasional) Pejaten, Pasar Minggu, Jaksel. dan lagi2 hal ini dampak dari kenaikan BBM. pada awalnya mahasiswa melakukan aksi damai di kampus dalam bentuk happening art (bener nggak nulisnya?) dengan judul ‘detik2 kenaikan BBM’ (kalau nggak salah kutip heheheh), namun berujung ricuh, bahkan disertai lemparan bom molotov dan yang mengejutkan adalah ditemukannya granat di lingkungan kampus. fyuh…belum lagi demo2 dimana2, terus tindakan ‘penolakan’ bupati dan aparat daerah yang juga ramai2 menolak BLT, dan kejadian lain seputar kenaikan BBM dan permasalahannya.
iya lebih baik dikasih kail daripada dikasih ikan..