kenaikan harga BBM dan solusinya

7 05 2008

seperti kita ketahui, posisi harga minyak mentah dunia  mencapai $120/Barel. hal ini tentu saja berimbas pada defisit APBN yang menganggarkan harga minyak mentah jauh di bawah harga pasar dunia. sebelumnya pada tahun 2007 lalu pemerintah melalui Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Purnomo Yusgiantoro menyatakan kenaikan harga minyak dunia saat itu tidak akan berujung pada kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) hingga 2009 seperti di lansir ANTARA, namun selasa kemaren pemerintah melalui Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati mengumumkan akan menaikkan harga BBM 30%.

namun kali ini pengusaha melalui Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sofjan Wanandi mendukung rencana pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM). karena pengusaha sudah biasa membeli minyak dengan harga internasional. jadi kita berharap semoga tidak ada acara ‘gulung tikar’ apalagi PHK terhadap karyawan karena kenaikan harga minyak ini. meski begitu tidak dapat dipungkiri bahwa kenaikan harga minyak ‘pasti’ akan berimbas pada naiknya harga bahan pokok karena naiknya ongkos produksi, sehingga kemungkinan akan berimbas kepada daya beli masyarakat.

sebenarnya pemerintah telah melakukan berbagai usaha seperti pembatasan pembelian BBM bersubsidi dengan smart card, himbauan untuk menghemat energi dengan cara mengganti lampu pijar menjadi lampu hemat energi, mematikan alat listrik yang tidak penting pada pukul 17-22, bantuan langsung tunai (BLT) kepada rumah tangga miskin,konversi minyak tanah ke gas elpiji, namun sampai saat ini program-program belum berjalan sesuai yang diharapkan.

mungkin keputusan pemerintah ada baiknya, dan semoga memang baik dan tidak menambah angka kemiskinan di negeri ini yang sudah terlanjur tinggi.